Ibrani 5:12 (TB) Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Sering kali kita mengira bahwa semakin lama kita mengenal Tuhan, semakin dewasa pula iman kita. Namun firman Tuhan dalam Ibrani 5:12 mengingatkan bahwa kedewasaan rohani tidak diukur dari lamanya waktu, tetapi dari pertumbuhan yang nyata dalam hidup kita. Ada orang yang sudah lama menjadi percaya, tetapi masih hidup seperti bayi rohani, masih membutuhkan dasar-dasar iman dan belum siap menerima “makanan keras”. Kedewasaan tidak ditentukan dari umur atau berapa lama sudah mengikut Kristus. Ada orang yang meski secara waktu sudah seharusnya menjadi bapa yang bisa membimbing orang lain tapi ternyata masih belum dewasa dan masih seperti kanak-kanak dalam pemikirannya.

Apakah kita sungguh bertumbuh, atau hanya berjalan di tempat? Kedewasaan rohani terlihat dari hati yang semakin taat, karakter yang semakin serupa Kristus, serta kemampuan membedakan yang benar dan salah. Ini bukan proses instan, tetapi membutuhkan kerinduan untuk belajar, berubah, dan diproses setiap hari. Apakah hidup kita sudah menjadi berkat bagi orang lain? Atau kita masih bergantung dan belum siap memberi? Mari ambil waktu hari ini untuk merenungkan langkah iman kita, dan minta Tuhan membentuk kita menjadi pribadi yang dewasa di dalam Dia. #IC