Mazmur 101:4 (TB) Hati yang bengkok akan menjauh dari padaku, kejahatan aku tidak mau tahu.
Pernahkah kita melihat, saat seorang anak kecil diminta untuk tidak melakukan sesuatu yang bahaya, anak tersebut malah terus mencoba untuk melakukannya. Diminta jangan memanjat kursi, jangan melompat-lompat, namun anak tersebut tetap melakukannya. Kecenderungan untuk melanggar aturan yang ada sudah tertanam sejak dari kanak-kanak. Ketika dewasa, seringkali kita melanggar peraturan yang telah tercantum dalam Firman Tuhan. Banyak kali kita justru melanggar ketentuan yang telah Tuhan berikan. Jangan mencuri, jangan berkata dusta, jangan membenci saudaramu, mengampuni orang yang bersalah kepadamu, mengasihi, jangan menyimpan kepahitan. Namun dalam kenyataan keseharian hidup kita. Banyak diantara hal tersebut yang masih kita lakukan. Dengan dalih bahwa saya tidak bisa melakukannya, sudah terlalu sakit.
Dengan kekuatan dan kemampuan kita yang terbatas, tentu saja melakukan hal yang tercantum dalam Firman Tuhan sangat berat. Apalagi ketika kita disakiti, difitnah, ditipu dan sebagainya. Berat sekali untuk bisa mengampuninya. Namun, jika kita melibatkan Tuhan dalam hati dan hidup kita. Tuhan akan memberikan kemampuan kepada kita untuk mengampuni orang tersebut. Tuhan akan memberikan kasih yang besar dalam hidup kita yang membuat kita bisa mengasihi orang tersebut.
Marilah belajar untuk mengikuti jalan-jalanNYA TUHAN. Jangan lakukan hal-hal yang Tuhan tidak suka. Jangan mendukakan hati Tuhan. Hiduplah senantiasa menyenangkan hati Tuhan.
Firman Tuhan dalam kitab “Mazmur 101:4 Hati yang bengkok akan menjauh dari padaku, kejahatan aku tidak mau tahu.”
Tuhan tidak mau kita menyimpan kegeraman, kepahitan, hati yang bengkok dan kejahatan. Hati yang penuh tipu muslihat. Tuhan menyukai hati yang tulus, penuh kasih, panjang sabar. Milikilah hati seperti yang Tuhan mau. Tuhan rindu memulihkan hati kita. Berikanlah hatimu sepenuhnya kepada Tuhan. Maka IA akan memulihkan hatimu dan membersihkanNYA. #MM