Amsal 9:6 (TB) buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”
Setiap hari kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang membentuk masa depan dan kualitas iman kita. Dalam Amsal 9, Hikmat digambarkan sedang memanggil siapa saja yang mau mendengarkan untuk datang ke perjamuannya. Namun, untuk bisa menikmati hikmat Tuhan, ada satu syarat mutlak yang harus kita penuhi lebih dulu: keberanian untuk meninggalkan kebodohan.
Dalam bahasa Alkitab, “kebodohan” bukan sekadar masalah tingkat pendidikan atau kecerdasan intelektual, melainkan sikap hati yang bebal, menolak didikan, dan terus melangkah dalam jalan yang salah meskipun tahu itu merusak. Menyimpan atau memelihara kebodohan sama saja dengan membawa racun dalam kehidupan sehari-hari yang perlahan tapi pasti, itu akan merusak relasi, masa depan, dan kerohanian kita.
Amsal 9:6 memberikan dua langkah nyata bagi setiap orang percaya:
– Tinggalkan Kebodohan (Action of Leaving): Kita tidak bisa berjalan menuju hikmat jika masih menggenggam kebiasaan, pemikiran, atau dosa yang bodoh. Ini membutuhkan tindakan aktif: berhenti dari kompromi, tinggalkan kesombongan, dan tinggalkan keterikatan pada hal-hal yang menjauhkan kita dari Allah.
– Ikuti Jalan Pengertian (Action of Pursuing): Mengosongkan diri dari kebodohan saja tidak cukup. Kita harus mengisi hati dan pikiran dengan firman Tuhan, mau diajar, serta memilih jalan-jalan yang sesuai dengan kehendak-Nya.
– Janji Tuhan sangat jelas: “maka kamu akan hidup.” Kehidupan yang sejati yang penuh kedamaian, sukacita, dan kebenaran hanya dapat dinikmati ketika kita memilih untuk melangkah di jalan pengertian-Nya. Tuhan ingin kita membuang kepahitan karena menyimpannya adalah kebodohan. Lalu ikutilah jalan pengertian yang akan membawa kita kepada Kasih Karunia Allah.
Mari evaluasi hati: Adakah sikap, kebiasaan, atau pemikiran bodoh yang masih sering Saudara pertahankan atau dalam hidup sehari-hari?
Jadilah rendah hati untuk diajar: Bukalah hati terhadap teguran firman Tuhan dan nasihat bijak dari sesama saudara seiman.
Hari ini, buatlah keputusan tegas untuk meninggalkan satu kebiasaan buruk dan gantikan dengan tindakan yang mendatangkan kebaikan dan kebenaran. #NS