Kolose 2:13 (TB) Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,
Setiap orang memiliki masa lalu. Ada yang menyimpan kenangan indah, tetapi tidak sedikit yang membawa luka, kegagalan, penyesalan, bahkan dosa yang terus menghantui hati. Sering kali masa lalu menjadi beban yang membuat seseorang merasa tidak layak datang kepada Tuhan atau melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Namun, firman Tuhan dalam Kolose 2:13 memberikan kabar yang penuh pengharapan. Rasul Paulus mengingatkan bahwa dahulu kita mati karena pelanggaran-pelanggaran kita. Secara rohani, manusia tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri. Akan tetapi, melalui karya Kristus di kayu salib, Allah menghidupkan kita kembali dan mengampuni segala pelanggaran kita.
Perhatikan bahwa firman ini tidak mengatakan sebagian pelanggaran, melainkan segala pelanggaran. Ini berarti tidak ada dosa yang terlalu besar bagi kasih karunia Tuhan. Ketika kita bertobat dan percaya kepada Yesus Kristus, kita tidak lagi hidup di bawah hukuman masa lalu. Tuhan tidak hanya mengampuni, tetapi juga mendamaikan kita dengan diri-Nya. Banyak orang masih hidup dalam bayang-bayang kesalahan yang telah diampuni Tuhan. Mereka terus menyalahkan diri sendiri dan gagal menikmati damai sejahtera yang Tuhan sediakan. Padahal, jika Allah telah mengampuni, mengapa kita terus memenjarakan diri dalam rasa bersalah? Kasih karunia Kristus memberi kita kesempatan untuk memulai hidup yang baru.
Hari ini, jika ada luka, kegagalan, atau dosa masa lalu yang masih membebani hati, datanglah kepada Tuhan. Percayalah bahwa darah Yesus cukup untuk menghapus setiap kesalahan. Terimalah pengampunan-Nya dan hiduplah dalam kebebasan sebagai anak-anak Allah yang telah didamaikan dengan-Nya. #RD