Filipi 2:22 (TB) Kamu tahu bahwa kesetiaannya telah teruji dan bahwa ia telah menolong aku dalam pelayanan Injil sama seperti seorang anak menolong bapanya.
Sukacita Kristus kiranya terus mempengaruhi hidup kita, damai sejahtera bagi kita pengikut Kristus sejati. Dalam moment ini kita turut merasakan kasih yang membawa kita pada kehidupan baru di dalam Kristus Yesus melalui Injil kasih karunia Allah, salam kasih bagi kita.
Renungan kali ini mengajarkan kita beberapa hal penting yaitu Rasul Paulus menyampaikan tentang kesetian yang teruji, ketulusan dalam melayani dan penyertaan Tuhan dalam pemberitaan Injil. Berbicara tentang kesetian, Paulus tidak mempercayakan tugas kepada sembarang orang. Dia memiliki kualifikasi tertentu bagi seorang rekan kerja. Hal ini terlihat melalui dua rekan kerja Paulus, yaitu Timotius dan Epafroditus. Untuk mengerjakan tugas yang mulia ini tentunya yang perlu diperhatikan adalah
Pertama, sehati dan sepikir, sebab Paulus telah membangun dengan kualitas yang tinggi maka seorang penerus harus memiliki pikiran yang sama, jika tidak demikian pekerjaan yang telah dibangun lambat laun akan hancur karena kontradiksi yang terjadi di dalam Pelayanan,
Kedua, kesungguhan dan ketulusan dalam memperhatikan kepentingan jemaat dan bukan kepentingannya sendiri,
Ketiga, kesetiaan merupakan konsistensi, ketekunan, tahan uji sebagai pengikut Kristus atau seorang murid perlu kerelaan untuk tetap tinggal bersama sekalipun segala sesuatu berjalan tidak baik, seorang anak rohani Timotius tidak meninggalkan Paulus di saat-saat sulit.
Anak Rohani yang dewasa dapat menyelesaikan dan menghadapi masalah dengan baik, sementara seorang kanak-kanak rohani akan banyak butuh perhatian, waktu dan effort.
Dalam panggilan orang percaya tentunya memiliki kerinduan yang lahir dari kasih dan berani mempertaruhkan jiwanya pada pelayanan yang telah dikerjakan. Inilah kualifikasi yang ditulis oleh Paulus bagi penerus pekerjaannya.
Kekasih Tuhan yang diberkati Tuhan, marilah kita belajar dari Rasul Paulus tentang kepemimpinan dalam membawa anak Rohani atau jemaat Tuhan pada tahap kesetian yang teruji sehingga ketika datang badai tidak akan goyah, pertumbuhan iman telah dibangun pada kesadaran yang kokoh. Kedewasaan rohani adalah keputusan hidup terlepas dari hal-hal dunia dan fokus pada pelayanan Injil dengan meneladani Kristus Yesus. #DA