Yohanes 13:34 (TB) Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Realita hari-hari ini dimana banyak terjadi krisis kasih dengan segala akibat buruknya, membuat kita menyadari betapa pentingnya untuk kita menjadi agen kasih dimanapun kita berada.
Karena bahkan terhadap bayi-bayi yang belum bisa berbuat apa-apa pun, telah terjadi tindakan kejam seperti berita yang beredar tentang sebuah daycare di jogjakarta yang memperlakukan anak balita yang dititipkan disana dengan begitu tidak beradab. Banyak hal membuktikan bahwasanya kita hidup di zaman yang sukar, dimana kasih banyak orang mulai menjadi dingin, luntur, atau tawar.
Marilah kita memulai dari diri sendiri, di keluarga, dan komunitas, untuk tidak membiarkan kasih kita menjadi dingin. Jadilah agen perubahan (change champion) yang berdampak dengan nurani yang bersih dan kasih yang tulus. Kasih yang kita bagikan adalah bukti nyata bahwa kita mengenal Allah dan mengalami kasihNya.
Teruslah konsisten mengasihi seperti Tuhan sudah mengasihi kita. Kasih yang bukan sekadar perasaan biasa, melainkan sebuah tindakan nyata yang berpusat pada pengorbanan, ketulusan, dan pengampunan. Tetap semangat sebab ada Tuhan yang terus memampukan kita.