2 Korintus 5:14 (TB) Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.

Dalam pelayanannya di jemaat Korintus, rasul Paulus menghadapi tantangan yaitu ada beberapa dari jemaat yang tidak mengakui kerasulan Paulus yang diakibatkan hasutan dari beberapa pengajar disana. Paulus berusaha membela dirinya sebagai rasul dengan motivasi karena kasih Kristus agar jangan sampai berita pendamaian yang disampaikan Paulus diabaikan oleh jemaat sehingga mereka tidak menangkap berita pendamaian.

Paulus mengatakan, ” sebab kasih Kristus menguasai kami… ” untuk menegaskan bahwa ia melayani bukan demi keuntungan pribadi seperti yang dituduhkan kepadanya.
Kata “menguasai” synecho (Yunani) secara hurufiah berarti “memegang dengan kuat” atau “menekan”. Penggunaan kata ini dalam Alkitab menunjukkan penguasaan yang besar. Kata yang sama digunakan untuk musuh yang sedang mengepung dan menghimpit dari segala jurusan (Lukas 19:34). Dalam KBBI kata menguasai berarti berkuasa atas (sesuatu), memegang kekuasaan atas (sesuatu).
Dalam hal ini Paulus mengatakan bahwa dirinya tidak dikuasai oleh keinginannya sendiri melainkan dikuasai oleh kasih Kristus. Kasih Kristus bukan sekedar sebagai teladan, dorongan ataupun peristiwa sejarah, tetapi suatu fakta yang terjadi dalam kehidupannya, suatu pengalaman hidup bersama dengan Tuhan yang tidak hanya terjadi pada masa lalu melainkan pengalaman hidup sehari-hari dengan Tuhan. Kasih Kristus yang mengubahkan Paulus dari seorang penganiaya jemaat menjadi seorang yang membawa berita pendamaian. Kasih Kristus itulah yang memegang dengan kuat atau menekan Paulus sehingga tidak mencari keuntungan dalam pelayanan melainkan melayani dengan murni dan tulus ikhlas karena kasih kepada Tuhan dan jemaat.

Kita telah menerima kasih Kristus, kiranya kasih Kristus itu yang menguasai hidup kita dan memotivasi kita dalam melakukan tugas pelayanan dan segala pekerjaan baik yang dipercayakan kepada kita. #HH