Ulangan 10:12 (TB) “Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,
Allah memerintahkan kita untuk melakukan tiga hal penting berikut. Satu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya. Dua, mengasihi Dia. Tiga, beribadah kepada Tuhan Allah kita dengan segenap hati dan jiwa. Kesemua perintah ini perlu dilakukan secara serius agar dampaknya besar terhadap bangunan kerohanian kita. Melakukan ketiga perintah Allah ini akan mendatangkan kebaikan bagi tumbuh kembang keimanan kita.
Salah satu perintah penting diatas yang akan kita sorot adalah menyoal mengasihi Allah.
Allah ingin kita betul-betul mencintai-Nya dengan sungguh-sungguh. Allah rindu kita mencintai-Nya dengan tulus hati. Mencintai Allah dengan cinta terbaik yang dapat kita persembahkan pada-Nya. Allah mau kita menjadikan-Nya prioritas utama dalam hidup kita. Mengapa? Karena, dengan begitu Allah ada dihati kita. Ingatlah, bahwa seseorang bisa ada dihati kita, karena kita mencintainya. Demikianlah, Allah juga ingin IA ada dihati kita. Agar kita berpadu padan dengan-Nya.
Mari bapak, ibu, saudara, kita periksa perjalanan cinta kita dengan Allah. Jangan sampai kita menjalani cinta dengan-Nya, dengan keliru. Apakah engkau menjalani cinta yang kekanak-kanakan dengan Allah? Apakah cintamu bersifat egoistik, yang berdasar hanya pada kepentingan dirimu saja? Ataukah cintamu bersifat matrealistik, engkau mau mencintai Allah jika engkau diberikan gelimangan berkat materi? Murnikan motivasi cinta kasih kita pada Allah. Kita mencintai Allah, mengasihi Allah, semata-mata karena kita berharga di pemandangan Allah. Cinta kasih yang tulus, murni, dan utuh.**AMDG