1 Yohanes 4:10 (TB) Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Saat masih kanak-kanak ataupun remaja, terkadang kita tidak menyadari bahwa Ibu kita begitu mengasihi dan mencintai kita. Menurut kita Ibu adalah sosok yang penuh dengan aturan, cerewet, suka mengatur hidup kita. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, ketika kita menjadi orangtua, kitapun menyadari, bahwa semua yang dilakukan oleh Ibu kita, semata-mata karena kasih sayang mereka, dan semua demi kebaikan kita. Kasih seorang Ibu sepanjang masa, meskipun terkadang anaknya menyakiti dan mengecewakan, seorang Ibu tetap mengasihi dan menyayangi anaknya.
Kasih yang YESUS berikan bagi kita jauh lebih besar dibandingkan kasih seorang Ibu. Jika seorang Ibu mampu mengasihi anaknya sedemikian rupa, terlebih YESUS yang mampu mengasihi kita jauh melebihi kasih seorang Ibu. Banyak kali kita mengecewakan Tuhan, banyak kali kita jatuh bangun dalam dosa, banyak kali kita tidak menghidupi kebenaran Firman Tuhan. Namun kasih Bapa kepada kita tidak pernah berhenti sedikitpun. IA tetap menerima kita kembali apa adanya, IA tidak pernah berkata, jika kamu baik baru BAPA mengasihimu. IA mengasihi kita tanpa syarat, tanpa kita harus berbuat baik dahulu. Sedari awal BAPA mengasihi kita, bukan kita yang memilih BAPA, namun BAPA yang memilih kita. Kitab “1 Yohanes 4:10 Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.”
Bersyukur jika kita menerima “kasih sejati” yang diberikan TUHAN bagi kita. Karena tidak semua orang di dunia ini menerima kasih karunia untuk bisa mengenal BAPA lebih dalam lagi. Kalau saat ini kita semua di dalam Tuhan, itu sebuah anugrah yang harus kita jaga dan kita hargai. Jangan kita keluar dari kasih BAPA dalam hidup kita. Hiduplah sungguh-sungguh di dalam kasih Tuhan. Terutama ketika kita menerima kasih yang sejati itu, biarlah kita juga bisa menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyalurkan kasih itu, dimanapun kapanpun. #MM