“Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan ALLAH akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.” Yesaya 61:11
Bayangkan sebuah kebun yang dipenuhi berbagai macam tanaman. Ada tanaman yang baru mulai bertumbuh, ada yang sudah besar, ada yang sedang berbunga, dan ada yang sedang menghasilkan buah. Apakah semua tanaman itu harus bertumbuh dengan cara yang sama? Tentu tidak. Masing-masing memiliki proses dan waktunya sendiri, tetapi semuanya bertumbuh dalam satu kebun yang sama. Demikian juga dengan kehidupan kita. Allah tidak memanggil kita untuk bertumbuh sendirian. Allah menempatkan kita bersama-sama untuk saling menguatkan, saling melengkapi, dan bersama-sama menghasilkan sesuatu yang indah bagi kemuliaan-Nya.
Yesaya menggambarkan kehidupan umat Tuhan seperti bumi yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan kebun yang menumbuhkan benih yang ditaburkan. Pertumbuhan itu berasal dari Tuhan. Setelah kita dimerdekakan dari dosa dan kuk perhambaan, kita dipanggil untuk terus bertumbuh dalam Kristus. Kemerdekaan bukanlah akhir perjalanan tetapi awal dari kehidupan yang baru bersama Tuhan. Kita dipanggil untuk terus bertumbuh dalam iman, terus bertumbuh dalam kebenaran, dan terus bertumbuh dalam kasih. Ketika kita bertumbuh bersama, kehidupan kita menjadi seperti kebun Allah yang indah, yang menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di hadapan semua bangsa.
Karena itu, “Bloom Together For His Glory” bukan sekadar tentang kita bertumbuh bersama, tetapi tentang bagaimana pertumbuhan kita membawa kemuliaan bagi Tuhan. Kita bertumbuh untuk menghasilkan buah. Kita bertumbuh untuk menjadi berkat. Kita bertumbuh untuk memuliakan Tuhan.
Mari kita terus berjalan dalam kemerdekaan. Mari kita terus bertumbuh dalam Kristus. Mari kita terus bertumbuh bersama. Sebab ketika kita mekar bersama dalam Kristus, kehidupan kita akan menumbuhkan kebenaran, menghasilkan puji-pujian, dan menjadi kesaksian yang membawa kemuliaan bagi nama-Nya. #YS