Galatia 4:28 (TB) Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji.
Rasul Paulus menasihati dan mengingatkan orang di Galatia bahwa mereka adalah anak-anak perjanjian, bukan anak-anak perhambaan yang diperbudak oleh nilai-nilai dan pola-pola di luar Injil melainkan firman Tuhanlah yang menjadi pegangan kehidupan jemaat di galatia yang syarat dengan tradisi tradisi yang mengikat dalam hal negatif. Paulus kembali menegaskan mengenai posisi tiap orang yang sudah percaya kepada Kristus. Mereka sudah tidak lagi terikat dengan tradisi untuk menjamin keselamatan kekalnya. Artinya, mereka telah dimerdekakan dari segala perbudakan dosa dan tidak terikat dalam ketentuan Hukum Taurat (kurang lebih ada 600 tatanan tradisi hukum taurat dr 10 hukum taurat itu sendiri). Orang-orang yang sudah percaya kepada Kristus digambarkan sebagai keturunan dari perempuan merdeka. Merekalah yang akan menerima janji keselamatan kekal dari Tuhan. Sebaliknya, orang-orang yang memegang teguh Hukum Taurat digambarkan sebagai anak-anak Hagar, seorang hamba Abraham, yang diberikan Sarah untuk menjadi gundik agar melahirkan anak bagi Abraham. Hagar melahirkan anak bagi Abraham, ketika Sarah masih mandul. Kemudian pada akhirnya, Sarah melahirkan anak bagi Abraham, sesuai janji Tuhan kepada Abraham. Kedua anak itu merupakan keturunan Abraham, namun Ishaklah yang mewarisi janji Allah kepada abraham Karena ishak adalah anak perjanjian.
Kita bukan anak hamba seperti Ismael tetapi anak perjanjian seperti Ishak karena itu kita berhak menerima janji Allah. #YA