1 Yohanes 4:9 (TB) Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

 

Renungan hari ini fokus membahas kasih, yakni khususnya dalam 1 Yoh 4:7-21 yang secara khusus mengajarkan bahwa kasih berasal dari Allah, dan bukti paling nyata dari kasih itu adalah pengutusan Yesus. Yohanes menulis untuk jemaat yang sedang bingung karena ajaran sesat yang menyangkal Yesus sebagai Kristus yang datang dalam daging, maka Yohanes menegaskan: kasih Allah itu bukan teori, tapi tindakan nyata yakni dengan surat Yohanes menegaskan bahwa Allah menjadi manusia, oleh karena kasih datang ke dunia utk menebus dosa manusia. 1 Yohanes 4:9 menegaskan bahwa kasih Allah dinyatakan dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dunia, agar manusia beroleh hidup melalui Dia. Pengutusan Yesus Kristus adalah bukti nyata kasih yang menebus, yang bertujuan menyelamatkan manusia dari dosa dan memberikan hidup kekal. Kasih ini adalah inisiatif murni Allah yang tidak layak kita terima, namun diberikan demi rekonsiliasi dan kehidupan manusia. Inilah Kasih yang Sempurna itu, kita harus menyadarinya bahwa tujuan Yesus berkorban di kayu salib, adalah demi menebus dosa dosa kita, supaya kita dapat hidup oleh-Nya. Dengan menyadari bahwa Allah telah memberikan teladan kasih di dalam karya Keselamatan-Nya yang kekal, maka kita pun bersyukur dan mau dipakai oleh Allah untuk membagikan karya keselamatan ini, kepada orang orang yang belum percaya.

 

Ganjaran dosa adalah maut, tetapi karena kasih Allah kita memperoleh kehidupan yang kekal.